Lion Teknik Merekrut Teknisi yang bersertifikat Internasional EASA



September 2013. Lion Teknik telah melakukan berbagai langkah, dalam rangka mencapai targetnya menjadi sebuah organisasi pemeliharaan pesawat dengan keahlian bersertifikat EASA ( European Aviation Safety Agency).

Presiden Direktur Lion Teknik menyampaikan bahwa peran Lion Teknik adalah sebagai pembimbing dan memastikan bahwa standar perawatan Lion Air Indonesia sejalan dengan standar EASA. Oleh karena itu Lion Air Indonesia akan bekerja sama dengan mempekerjakan delapan tenaga ahli pemeliharaan pesawat yang bersertifikat EASA dari Eropa.

Kedelapan personil tersebut terdiri dari 3 insinyur avionic B2 dengan keahlian avionik dan navigasi pesawat kemudian 5 insinyur mekanik B1 dengan keahlian rangka dan mesin pesawat.

Tentang Lion Air Indonesia



Lion Air Indonesia merintis bisnis penerbangan Indonesia sejak tahun 2000 dengan satu buah pesawat di armada penerbangannya. Setelah delapan tahun aktif berpartisipasi dalam penerbangan nasional, Lion Air kini melayani penerbangan ke lebih dari 36 kota di Indonesia di tambah tujuan-tujuan armada penerbangan lainnya, seperti Malaysia, Singapura, dan Vietnam dengan armada pesawat Boeing 737-900ER yang baru.

Sebagai perusahaan transportasi penerbangan swasta yang terbesar di Indonesia, Lion Air bukan hanya menawarkan harga yang ekonomis kepada pengguna jasa penerbangan, tapi juga perjalanan udara yang menyenangkan, aman, nyaman dan  dapat diandalkan. 

Misi Lion Air Indonesia

Sebagai sebuah maskapai penerbangan Lion Air Indonesia memiliki misi memberikan pelayanan yang konsisten, mengutamakan keamanan dan keselamatan sebagai dasar dari segala hal aktivitas di Lion Air Indonesia. 

Dedikasi dan komitmen Lion Air Indonesia dalam menerapkan misi tersebut terlihat dalam kesuksesan perjalanan maskapai Lion Air di Indonesia.

Lion Group Mendirikan Batam Aero Teknik



Agustus 2013.  Lion Group mendirikan sebuah fasilitas maintenance, repair and overhaul (MRO) di Pulau Batam, Indonesia.

Fasilitas MRO baru yang dalam proses pembangunan oleh Lion Group ini akan diberi nama Batam Aero Teknik, dan akan mengerjakanperawatan / pemeliharaan berat sampai kelas tertinggi kategori perawatan berat yaitu kelas D Check untuk maskapai penerbangan Lion Group, serta pengecekan berat untuk costumer pihak ketiga.

Batam Aero Teknik dilengkapi empat hanggar besar dengan kapasitas perawatan/pemeliharaan dan perbaikan komponen pesawat. Selain itu Batam Aero Teknik juga berfungsi sebagai pusat perawatan, perbaikan dan uji coba mesin pesawat. Pendirian empat hangar sudah dimulai, dan dua hanggar pertama akan rampung pada akhir tahun sedangkan dua lainnya selasai akhir Juni 2014.