Lion Teknik Merekrut Teknisi yang bersertifikat Internasional EASA



September 2013. Lion Teknik telah melakukan berbagai langkah, dalam rangka mencapai targetnya menjadi sebuah organisasi pemeliharaan pesawat dengan keahlian bersertifikat EASA ( European Aviation Safety Agency).

Presiden Direktur Lion Teknik menyampaikan bahwa peran Lion Teknik adalah sebagai pembimbing dan memastikan bahwa standar perawatan Lion Air Indonesia sejalan dengan standar EASA. Oleh karena itu Lion Air Indonesia akan bekerja sama dengan mempekerjakan delapan tenaga ahli pemeliharaan pesawat yang bersertifikat EASA dari Eropa.

Kedelapan personil tersebut terdiri dari 3 insinyur avionic B2 dengan keahlian avionik dan navigasi pesawat kemudian 5 insinyur mekanik B1 dengan keahlian rangka dan mesin pesawat.


Keputusan yang telah diambil merupakan wujud nyata komitmen Lion Group dalam rangka pelatihan dan pemenuhan standar sertifikasi internasional yang paling tinggi. Sertifikasi EASA dan FAA AS merupakan dua standar paling diakui secara internasional di bidang industri penerbangan.

Keputusan untuk mempekerjakan personil pemeliharaan, yang sudah bersertifikat EASA, merupakan bagian dari komitmen Lion Group untuk pelatihan dan untuk memenuhi standar sertifikasi internasional tertinggi. EASA, bersama dengan sertifikasi FAA AS, adalah dua standar yang paling diterima secara internasional dalam industri penerbangan global.

Lion Teknik memiliki tujuan untuk memperoleh jalur pemeliharaan dengan basis di Soekarno-Hatta International Airport yang disertifikasi oleh EASA. Dengan begitu, upaya mendapatkan lini stasiun pemeliharaan EASA bersertifikat lainnya akan semakin mudah. Jika berjalan sesuai rencana pada akhirnya Lion Teknik dapat memperoleh sertifikasi sebagai organisasi pemeliharaan berat untuk mesin, komponen dan airframe.